Skip to main content

Differences of Covid-19 symptoms in children

Cases of Covid-19 infection in children at Yunnan hospital, Kunming, China.


Case report.
Case 1 ➡
Identity : Boy, 4 year old.
Main complaint : cough and cold since 3 days SMRS.
Contact History :
  • Grandmother and grandfather just returned from the Wuhan city. 
  • Grandfather, grandmother, father and mother positive Covid-19.
Abnormal laboratory results :
  • Leukocytes : 5870/µl
  • Neutrophils : 32.8% (⬇)
  • Lymphogranulocytes : 53.4% ​​(⬆)
  • Monocytes : 12.7% (⬆)
  • CRP : 11.2 mg / L (⬆)
Pulmonary CT scan :
  • Spot the 2 upper lobes, right lower lobe, left lower lobe.
  • Suggestive of infection process.
RT-PCR : DNA positive SARSCov-2 (Covid-19).
CT scan image of case 1

Case 2 ➡
Identity : Girl, 4 year old. 
Main complaint : -
Contact History :
  • A 10 day contact history with a positive case of Covid-19.
  • Cousin of patient case 1.
Abnormal laboratory results :
  • Leukocytes : 6680 / µl
  • Lymphogranulocytes : 42.3% (⬆)
Pulmonary CT scan : increased bronchovascular branching on both sides of the lung.
RT-PCR : initially negative, then positive after 1 day.

CT scan image of case 2

The main transmission source of COVID-19 in pediatric patients :
  • Close contact with COVID-19 positive patients, including asymptomatic cases.
  • Aerosol transmission.
  • Faecal-oral route.
  • Mother to child transmission.
The incubation period for COVID-19 in children : 1-14 days with an average of 3-7 days.

In pediatric patients, symptoms are generally mild :
  • Without fever or pneumonia, so it has a good prognosis.
  • Rarely found abnormalities in liver function, CRP or kidney function such as adult cases.
Research has shown that Angiotensin Converting Enzyme-2 (ACE2) is an important component for SARSCoV-2 entering lung epithelial cells as receptors. This affects the symptoms of pediatric patients who are lighter because the development of ACE2 is still not perfect.

Symptoms of inflammation are milder because the adaptive immune response is not yet fully developed.

Diagnosis.
DNA detection by RT-PCR is a mandatory diagnosis of COVID-19 with high specificity, but the sensitivity is low so that a CT scan is needed.

Conclusion.
  • COVID-19 cases have symptoms that tend to be asymptomatic or even mild.
  • Precautions should be taken in pediatric patients with a history of contact with COVID-19 positive people.
  • Detection must be made on all family members.
  • RT-PCR examination results can be negative, so an immediate CT scan is very important to avoid false negatives.

Comments

Popular posts from this blog

Penyakit Brahma, benarkah penyakit kutukan? Simak penjelasannya dalam ilmu medis

Indonesia kaya akan budaya yang sebagian masyarakatnya masih mempercayai tahayul. Dalam masyarakat Betawi, dikenal penyakit Brahma yang konon terjadi akibat melewati tempat bekas orang berzina. Penyakit tersebut diyakini hanya bisa disembuhkan dengan cara disembur oleh dukun kemudian dioleskan campuran daun brahma merah, jamur pandan merah dan minyak kelapa. Pada kasus yang terjadi, penderitanya datang dengan keluhan demam, muncul lesi seperti bisul berisi air disertai rasa panas seperti terbakar, beberapa diantaranya sampai meninggal dunia. Dalam ilmu kedokteran tidak dikenal penyakit Brahma air ataupun Brahma api. Dilihat dari gejala fisiknya, penyakit tersebut masuk dalam kategori infeksi akut. Jenis infeksi akut salah satunya adalah sepsis. Hampir 95% gejala penyakit Brahma (yang disebut oleh orang betawi), sesungguhnya merupakan gejala sepsis. Sepsis adalah kondisi peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi bakteri ataupun mikroorganisme di dalam darah, uri...

Kasus medis gatal dan panas di leher (Dermatitis Venenata)

Penjelasan kasus. Seorang wanita usia 40 tahun, ibu rumah tangga sehari-hari menggunakan jilbab datang dengan keluhan sebagai berikut : Muncul plenting di kulit leher sejak 3 minggu (plenting yang dimaksud adalah vesikel-bula). Plenting terasa gatal dan panas. Oleh dokter dikatakan pasien mengalami herpes. Sudah diberi acyclovir zaft dan acyclovir tab, obat sudah habis namun tidak sembuh. Diagnosis medis : Lesi hanya soliter dan terbatas pada 1 regional saja, menurut saya ini bukan herpes. Herpes tidak tepat diberikan acyclovir cream untuk kasus herpes zoster. Dari anamnesis dan gambaran dermatologi, pasien menderita Dermatitis Venenata. Terapi yang diberikan : Tes Kalium hidroksida (KOH) 10% dan lampu wood. Metilprednisolon tab 3 x 4 mg. Natrium diklofenak tab 3 x 50 mg prn. Cetirizine tab 1 x 10 mg prn. Digenta cream 2 x 1 ue. Kontrol kembali 5 hari kemudian.

Kasus medis Tinea Corporis pada bayi dan obatnya

Penjelasan kasus. Bayi perempuan berusia 3 bulan, mengalami keluhan sebagai berikut : Terdapat bercak berwarna putih di kulit sejak 1 bulan. Awalnya bercak tersebut hanya sedikit, namun semakin meluas. Bayi menjadi rewel. Dimandikan 2 kali sehari dengan sabun bayi. Tidak ada yang mengalami keluhan yang sama di keluarga. Diagnosis medis : Tinea Corporis. Differential diagnosis : Vitiligo. Pemeriksaan : Tes Kalium Hidroksida (KOH). Pemeriksaan lampu wood. Terapi yang diberikan : Mandi 2 kali sehari dengan air bersih dan sabun bayi. Pakaikan baju yang tipis dan nyaman untuk bayi. Jika bayi terlihat berkeringat segera keringkan, mandikan atau ganti pakaiannya. Hindari lingkungan yang panas dan lembab. Cetirizine drop 10mg/mL, 1 x 5 tetes. Ketoconazole 2% lotion, 2 x 1 ue oleskan. Kontrol kembali ke dokter 5 hari kemudian.