Skip to main content

Nettox Watch, a tool to prevent mental health disorders caused by gadget addiction

Internet addiction.
Addiction is a disorder that has a significant effect on physical and psychological health. Mobile is a physical object that is used to access the internet with all content. Mobile addiction is related to personality problems that are influenced by open technology.


Diagnosis of Internet Gaming Disorder, which is a persistent and recurrent use of the internet, resulting in disturbances or distress with several criteria for 12 months.

Nettox Watch.
Nettox stands for Internet Detox, which is a device used on the wrist and functions to regulate the use of mobile phones. This tool has features to measure levels of oxygen and hemoglobin bonds, heart rate variability (HRV).

Nettox Watch is a tool created by Indonesian University students

Research shows that prolonged use of mobile phones has side effects on levels of Heart Rate Variability (HRV). If there are decreased HRV and oxygen levels and do not match normal values, Nettox will warn the user in the form of sound.

The Nettox Watch tool was created by University of Indonesia students, but is still being developed so that it can be modified based on :
  • Body shape.
  • Genitals.
  • Health condition.
The technology used in Nettox Watch is Biofeedback-based therapy, which uses the body's biological signals to give health warnings to users who use the internet on mobile phones excessively because they have a negative impact on health, such as decreased heart rate variability (HRV).

One of the innovator students, explained, "The making of this tool was inspired by seeing wearable devices with increasingly sophisticated health sensors, such as the Xiaomi Mi Band. Wearable Nettox wants to take technology even further by using data from sensors to indicate whether users are experiencing reduced health due to internet use exaggerated."

The use of this tool is intended so that users free from addicted to mobile phones and the internet that can affect mental health.

Stress and Heart Rate Variability.
  • Pulse variability is sensitive to changes in autonomic nervous system (ANS) activity that are associated with changes in environmental factors including stress.
  • Neuroimaging examination shows HRV is associated with threatened perceptions mediated by the cortical area during stressful situations.
  • In clinical situations, HRV can be one of the parameters that reflects cardiac activity and autonomic health.
Heart Rate Variability (HRV) indicates the heart's ability to respond due to psychological and environmental factors, such as :
  • Breathe.
  • Physical activity.
  • Mental stress.
  • Hemodynamic changes.
  • Psychological Change.

Comments

Popular posts from this blog

Penyakit Brahma, benarkah penyakit kutukan? Simak penjelasannya dalam ilmu medis

Indonesia kaya akan budaya yang sebagian masyarakatnya masih mempercayai tahayul. Dalam masyarakat Betawi, dikenal penyakit Brahma yang konon terjadi akibat melewati tempat bekas orang berzina. Penyakit tersebut diyakini hanya bisa disembuhkan dengan cara disembur oleh dukun kemudian dioleskan campuran daun brahma merah, jamur pandan merah dan minyak kelapa. Pada kasus yang terjadi, penderitanya datang dengan keluhan demam, muncul lesi seperti bisul berisi air disertai rasa panas seperti terbakar, beberapa diantaranya sampai meninggal dunia. Dalam ilmu kedokteran tidak dikenal penyakit Brahma air ataupun Brahma api. Dilihat dari gejala fisiknya, penyakit tersebut masuk dalam kategori infeksi akut. Jenis infeksi akut salah satunya adalah sepsis. Hampir 95% gejala penyakit Brahma (yang disebut oleh orang betawi), sesungguhnya merupakan gejala sepsis. Sepsis adalah kondisi peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi bakteri ataupun mikroorganisme di dalam darah, uri...

Kasus medis gatal dan panas di leher (Dermatitis Venenata)

Penjelasan kasus. Seorang wanita usia 40 tahun, ibu rumah tangga sehari-hari menggunakan jilbab datang dengan keluhan sebagai berikut : Muncul plenting di kulit leher sejak 3 minggu (plenting yang dimaksud adalah vesikel-bula). Plenting terasa gatal dan panas. Oleh dokter dikatakan pasien mengalami herpes. Sudah diberi acyclovir zaft dan acyclovir tab, obat sudah habis namun tidak sembuh. Diagnosis medis : Lesi hanya soliter dan terbatas pada 1 regional saja, menurut saya ini bukan herpes. Herpes tidak tepat diberikan acyclovir cream untuk kasus herpes zoster. Dari anamnesis dan gambaran dermatologi, pasien menderita Dermatitis Venenata. Terapi yang diberikan : Tes Kalium hidroksida (KOH) 10% dan lampu wood. Metilprednisolon tab 3 x 4 mg. Natrium diklofenak tab 3 x 50 mg prn. Cetirizine tab 1 x 10 mg prn. Digenta cream 2 x 1 ue. Kontrol kembali 5 hari kemudian.

Kasus medis ruam gatal di bawah payudara (Tinea corporis et regio thoracal) dan obatnya

Penjelasan kasus. Seorang wanita usia 28 tahun datang dengan keluhan sebagai berikut : Ruam di kulit bagian bawah payudara sejak seminggu. Ruam terasa gatal terutama saat berkeringat. Awalnya ruam berukuran kecil dan semakin membesar. Memakai pakaian ketat. Jarang mengganti pakaian saat berkeringat. Riwayat alergi (tidak ada). Riwayat diabetes melitus (tidak ada). Riwayat pemakaian lotion ataupun bedak di area tersebut (tidak ada). Riwayat hamil (tidak ada). Riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal (tidak ada). Keterangan : pasien telah memakai obat gentamisin krim selama 3 hari namun ruam tidak membaik. Status dermatologi : Terdapat plak eritema berbatas tegas dengan central healing. Diagnosis medis : Tinea corporis et regio thoracal. Untuk membuktikannya bisa dilakukan skin scraping dan diKOH mencari hifa dan spora. Terapi yang diberikan : Loratadin 2 x 1 tab. Mikonazol cream 2 x 1 ue dioles tipis. Obat golongan azole dan diberikan selama...