Ginggivitis adalah inflamasi ginggiva marginal atau radang gusi.
Penyebab.
Radang gusi (Ginggivitis) dapat disebabkan oleh faktor lokal maupun faktor sistemik. Faktor lokal, antara lain :
- Karang gigi.
- Bakteri.
- Sisa makanan (plak).
- Pemakaian sikat gigi yang salah.
- Merokok.
- Tambalan gigi yang kurang baik.
Faktor sistemik, antara lain :
- Diabetes Melitus (DM).
- Ketidakseimbangan hormon (saat menstruasi.
- Kehamilan.
- Menopause.
- Pemakaian kontrasepsi.
- Keracunan logam dan sebagainya.
Gambaran Klinis.
- Penderita biasanya mengeluh bau mulut.
- Gusi bengkak dan mudah berdarah.
- Tanpa nyeri, hanya kadang terasa gatal.
- Gusi tampak berwarna lebih merah dan mudah berdarah pada sondasi.
- Kebersihan mulut biasanya buruk.
Gejala ginggivitis herpes :
- Disertai gejala herpes simpleks.
- Tanda di gusi tidak disertai bau mulut.
Gejala ginggivitis perikoronitis :
- Gejalanya tergolong lebih berat.
- Demam.
- Sulit membuka mulut.
Diagnosis.
Peradangan pada gusi.
Tata laksana.
- Sarankan pasien untuk memperbaiki kebersihan mulut dan berkumur dengan obat kumur iodium povidon atau H2O2 3% 3 x sehari selama 3 hari.
- Karang gigi dibersihkan dan lakukan fisioterapi oral.
- Bila dengan perbaikan kebersihan tidak sembuh, Amoksisilin 500 mg 3 x sehari selama 5 hari dan perlu diindikasikan kemungkinan sebab sistemik seperti Diabetes Melitus.
- Ginggivitis Perikoronitis memerlukan antibiotik sistemik selama 5 hari : Amoksisilin atau eritromisin 500 mg 3 x sehari dan jika diperlukan lakukan pengangkatan operculum.

Comments
Post a Comment