Skip to main content

Mitos makanan pedas pemicu ambeien (wasir)

Wasir (ambeien) merupakan kondisi pembengkakan pembuluh darah di dalam anus. Penyakit ini sering dikeluhkan oleh orang yang terlalu lama berada dalam posisi duduk. Bahkan dokter yang berdiri berjam-jam saat melakukan operasi, juga berisiko terkena ambeien akibat gaya gravitasi bumi. 

 
image source: mymomentsra


Makanan pedas dikatakan sebagai pemicu ambeien. Namun dari berbagai penelitian dinyatakan bahwa makanan pedas tidak berpengaruh terhadap penyakit ambeien. Dengan kata lain hal tersebut adalah MITOS.


Salah satu penelitian mempublikasikan melalui The New England Journal of Medicine bahwa cabai tidak mempengaruhi terjadinya ambeien. Penelitian tersebut dilakukan di Italia dengan mengumpulkan puluhan orang penderita ambeien. Setiap orang diberikan kapsul berisi bubuk cabai dan dilakukan pengamatan berkala. Hasil yang didapat adalah cabai tidak mempengaruhi pembengkakan pembuluh darah di dalam anus. 


Cara tepat mengatasi penyakit ambeien agar tidak semakin kronis adalah :
  • Konsumsi buah dan sayur.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Hindari kebiasaan duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Hindari menahan buang air besar.
  • Rutin berolahraga.

Jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita ambeien :
  • Apel.
  • Pisang.
  • Alpukat.
  • Pepaya.
  • Nanas.
  • Mangga.
  • Tomat.
  • Kiwi.
  • Buah berry.
  • Jambu biji.
  • Wortel.
  • Paprika.
  • Pare.
  • Seledri.
  • Timun.
  • Selada.
  • Bayam.
  • Buncis.
  • Jagung.
  • Brokoli.
  • Kacang polong.
  • Kacang edamame.
  • Kacang hijau.
  • Kacang merah.
  • Gandum.
  • Yougurt.










Comments

Popular posts from this blog

Penyakit Brahma, benarkah penyakit kutukan? Simak penjelasannya dalam ilmu medis

Indonesia kaya akan budaya yang sebagian masyarakatnya masih mempercayai tahayul. Dalam masyarakat Betawi, dikenal penyakit Brahma yang konon terjadi akibat melewati tempat bekas orang berzina. Penyakit tersebut diyakini hanya bisa disembuhkan dengan cara disembur oleh dukun kemudian dioleskan campuran daun brahma merah, jamur pandan merah dan minyak kelapa. Pada kasus yang terjadi, penderitanya datang dengan keluhan demam, muncul lesi seperti bisul berisi air disertai rasa panas seperti terbakar, beberapa diantaranya sampai meninggal dunia. Dalam ilmu kedokteran tidak dikenal penyakit Brahma air ataupun Brahma api. Dilihat dari gejala fisiknya, penyakit tersebut masuk dalam kategori infeksi akut. Jenis infeksi akut salah satunya adalah sepsis. Hampir 95% gejala penyakit Brahma (yang disebut oleh orang betawi), sesungguhnya merupakan gejala sepsis. Sepsis adalah kondisi peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi bakteri ataupun mikroorganisme di dalam darah, uri

Kista Bartholin (benjolan di bibir vagina), penyebab dan gejalanya

Pernahkah anda mendengar istilah kista Bartholin? Kista Bartholin merupakan benjolan yang tumbuh pada lipatan bibir vagina akibat penyumbatan saluran kelenjar Bartholin. Kelenjar Bartholin terletak di seluruh sisi dinding vagina yang berfungsi mengeluarkan cairan untuk membantu melumaskan vagina saat berhubungan seksual. Tumbuhnya kista Bartholin umumnya terjadi pada wanita di masa usia subur atau menjelang menopause. Faktor penyebab tersumbatnya saluran kelenjar Bartholin : Iritasi jangka panjang pada vagina. Peradangan akibat infeksi bakteri Escherichia coli. Infeksi penyakit menular seksual akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae . Infeksi penyakit menular seksual akibat bakteri Chlamydia trachomatis . Dalam kasus yang terjadi, kista Bartholin biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, kista dapat terinfeksi bakteri sehingga terbentuk nanah menjadi abses Bartholin. Proses terbentuknya kista Bartholin : Kelenjar Bartholin memiliki saluran untuk menge

Kasus medis gatal dan panas di leher (Dermatitis Venenata)

Penjelasan kasus. Seorang wanita usia 40 tahun, ibu rumah tangga sehari-hari menggunakan jilbab datang dengan keluhan sebagai berikut : Muncul plenting di kulit leher sejak 3 minggu (plenting yang dimaksud adalah vesikel-bula). Plenting terasa gatal dan panas. Oleh dokter dikatakan pasien mengalami herpes. Sudah diberi acyclovir zaft dan acyclovir tab, obat sudah habis namun tidak sembuh. Diagnosis medis : Lesi hanya soliter dan terbatas pada 1 regional saja, menurut saya ini bukan herpes. Herpes tidak tepat diberikan acyclovir cream untuk kasus herpes zoster. Dari anamnesis dan gambaran dermatologi, pasien menderita Dermatitis Venenata. Terapi yang diberikan : Tes Kalium hidroksida (KOH) 10% dan lampu wood. Metilprednisolon tab 3 x 4 mg. Natrium diklofenak tab 3 x 50 mg prn. Cetirizine tab 1 x 10 mg prn. Digenta cream 2 x 1 ue. Kontrol kembali 5 hari kemudian.